April 9, 2019

Pengertian Doa, Keutamaan, Adab dan Sebab Tertolaknya Doa
Pengertian Doa, Keutamaan, Adab dan Sebab Tertolaknya Doa

Pada kesempatan kali ini, perkenankan kami untuk membagikan tentang pengertian doa, keutamaan doa, adab atau tata cara berdoa yang baik dan benar, serta sebab terlolaknya doa.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, bahwa berdoa adalah perintah Allah SWT, dalam Surah Al - A'raf ayat 55.

اُدْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Artinya:
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang - orang melampaui batas". (QS. Al - A'raf : 55)

dan Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadist Abu Dawud dan Turmudzi, bahwa :

اَلدُّعَاءُهُوَالْعِبَادَةُ
Artinya :
"Doa itu adalah ibadah" (HR. Abu Dawud dan Turmudzi)

Baiklah langsung saja, berikut apa itu doa, keutamaan doa, adab dalam berdoa dan sebab ditolaknya doa.


Pengertian Doa

Berdoa adalah melahirkan kehinaan dan kerendahan diri serta menyatakan kehajatan dan ketundukan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Berdoa merupakan ajaran agama, yang diperintahkan oleh Allah dan berdoa juga suatu rangka ibadah, yang mempunyai sangkut - paut dengan kesempurnaan iman dan Islam. Ia merupakan tugas agama yang sangat panting kedudukannya dan mahal nilainya.

Doa adalah suatu pintu yang besar di antara pintu - pintu ibadah yang lain, dalam memperhambakan diri kepada Allah dan memperlihatkan ketundukan jiwa kepada-Nya. Hal ini dapat dimengerti, dengan memperhatikan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa Rasulullah SAW, pernah bersabda :

اَللدُّ عَاءُ مُخُّ الْعِبَادَةُ

Artinya :
"Doa itu adalah otaknya ibadah"

Doa dipandang sebagai otak ibadah, adalah karena ia suatu ibadah yang jelas sekali memperlihatkan perhambaan kepada Allah, sangat butuhnya para hamba itu kepada Tuhannya. Dengan berdoa kepada Allah swt., maka terwujudlah bahwa Allah tempat meminta, tempat memohon, sedang si hamba adalah makhluk yang hina dina dan selalu dalam kekurangan.

Keutamaan Berdoa

Di antara fadhilah - fadhilah dan faidah berdoa adalah:
  1. Memperoleh naungan rahmat Allah.
  2. Memperoleh kasih sayang Allah.
  3. Menunaikan kewajiban taat dan menjauhkan maksiat. 
  4. Menghadapkan muka kepada Allah dengan menunduk. 
  5. Melindungi diri dari bencana.
  6. Menolak bencana atau meringankan tekanannya.
  7. Menjadi perisai untuk menolak bencana.
  8. Memajukan permohonan kepada Allah yang memiliki perbendaharaan yang tidak akan habis-habisnya.
  9. Menolak tipu daya musuh, menghilangkan kegelisahan dan menghasilkan hajat serta mempermudah kesulitan. 
  10. Memperoleh hasil yang pasti. Karena setiap doa itu dipelihara dengan baik di sisi Allah. Maka adakalanya permohonan itu dipenuhi dengan cepat dan adakalanya ditunda dikemudian hari.

Adab - adab Berdoa

Agar permohonan doa kita dikabulkan oleh Allah, maka hendaknya kita memelihara dan melaksanakan adab-adab berdoa yaitu:
  1. Dalam keadaan suci dan menghadap kiblat.
  2. Merendahkan suara, yaitu sekedar terdengar diri kita.
  3. Dengan penuh kekhusyukan dan tadharru’. 
  4. Memuji kepada Allah dipermulaan berdoa dan menyanjungkan shalawat atas Nabi saw. dalam doanya.
  5. Mengulang doa itu sampai dua tiga kali.
  6. Mengangkat kedua tangannya pada waktu berdoa.
  7. Pada waktu akan berdoa membaca Basmalah dan disudahi dengan bacaan Hamdalah.
  8. Mengokohkan kepercayaan bahwa doa itu akan diperkenankan Allah dan tidak merasa gelisah jika doa itu tidak diperkenankan-Nya.
  9. Memilih lafal - lafal doa yang diterima dari Rasulullah saw. yang kandungannya sesuai dengan apa yang akan kita doakan.
  10. Berdoa pada waktu yang baik dan mulia, seperti pada hari Arafah, bulan Ramadhan, hari Jum’at, sepertiga yang akhir waktu malam dan waktu sahur.
  11. Dalam keadaan yang mulia, seperti ketika bersujud dalam shalat dan sesudah shalat.
  12. Bertawakal kepada Allah atas doanya dan penuh harap.

Sebab Tertolaknya Doa

Mengapa doa itu tidak diperkenankan (tidak dikabulkan) oleh Allah, padahal doa - doa itu sudah dilakukan sesuai tata cara dan adab - adabnya? Dalam suatu hadits menyebutkan adanya 3 (tiga) sebab tertolaknya doa, yaitu:

  1. Selama dia berdoa selalu mendurhakai Allah dan selalu melakukan perbuatan dosa.
  2. Memutuskan tali persaudaraan dan suka bermusuh-musuhan.
  3. Mendurhakai kedua orang tua, juga kepada guru-gurunya dan dalam berdoa hatinya tidak khusyuk dan tawadhu’.

Seorang ulama tokoh sufi yaitu Ibrahim bin Adham berpendapat, ada 10 (sepuluh) macam sebab tertolaknya doa:

  1. Seseorang yang meyakini adanya Allah, tetapi ia tidak menunaikan hak-hak-Nya.
  2. Seseorang telah membaca (mengerti) Kitab Allah, tetapi tidak mengamalkannya. 
  3. Seseorang itu tahu bahwa iblis adalah musuh yang nyata baginya, tetapi ia justru mengikuti langkah-langkahnya. 
  4. Seseorang yang mengaku mencintai Rasulullah saw. tetapi ia meninggalkan segala sunahnya. 
  5. Seseorang yang bercita-cita masuk surga, namun ia meninggalkan amalan-amalan persyaratan masuk surga. 
  6. Seseorang yang menyatakan takut akan siksa neraka, tetapi ia tidak mau berhenti melakukan dosa dan maksiat. 
  7. Seseorang yang yakin tentang kepastian datangnya ajal. tetapi ia tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya. 
  8. Seseorang yang sibuk dengan aib dan cacat orang lain, tetapi ia melupakan cacat dan aibnya sendiri. 
  9. Seseorang yang makan rezeki Allah, tetapi tidak mensyukurinya. 
  10. Seseorang yang menguburkan orang mati, tetapi ia tidak mau mengambil pelajaran daripadanya. 

Demikian pengertian doa, keutamaan doa, adab dalam berdoa serta sebab tertolaknya doa. Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat. Sekian dan terimakasih.