July 26, 2019

Tembang Sinom : Watak, Contoh, dan Artinya Lengkap
Tembang Sinom : Watak, Contoh, dan Artinya Lengkap

Halo sahabat gravitycinta.com. Kembali lagi dengan mimin, dan pada kesempatan kali ini mimin akan menuliskan artikel tentang tembang sinom yaitu salah satu dari 11 tembang macapat yang memiliki watak aturan serta makna yang menggambarkan masa - masa remaja atau masa - masa muda seseorang.

Tembang macapat sinom juga merupakan salah satu tembang yang harus kita lestarikan dan budayakan, terutama untuk suku Jawa. Karena tembang ini adalah sebuah karya sastra Indonesia dari daerah jawa itu sendiri.

Tembang - tembang macapat memiliki sebuah gambaran atau kisah perjalanan hidup manusia yaitu tembang atau lantunan syair yang memberikan nasihat - nasihat kepada manusia agar menjadi seseorang yang memiliki budi pekerti luhur dan santun.

Selain itu, tembang macapat sinom juga memiliki beberapa tema salah satunya tema pendidikan dan tema - tema nasihat. Baiklah langsung saja berikut penjelasan dan watak tembang sinom serta beberapa contoh tembang sinom beserta artinya.

Baca Juga:


Pengertian Tembang Sinom

Sumber : en.wikipedia.org

Tembang sinom adalah tembang yang menerangkan kehidupan manusia saat menginjak masa pubertas atau usia muda. Dimana usia tersebut adalah masa - masa pencarian jati diri, menjelajahi dan mencoba melakukan hal - hal baru dalam fungsi emosionalnya serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Dengan lantunan syair - syair atau tembang sinom ini, dapat juga menjadi panutan serta teladan bagi anak - anak muda ini dalam membantu mereka agar kelak menjadi anak - anak muda yang mengerti baik dan buruk.

Istilah tembang sinom yang berasal dari kata "sinoman" yang dapat diartikan sebagai "si enom", "iseh enom" (masih muda) dalam bahasa jawa yang berarti seseorang yang masih muda. Atau dapat juga diartikan sebagai relawan dari perkumpulan anak - anak muda yang suka membantu orang yang punya acara atau hajat.

Watak Tembang Sinom

Sumber : commons.wikimedia.org

Tembang sinom memiliki watak yang sabar, tulus, dan ramah dalam menyampaikan nasihat - nasihatnya kepada seseorang. Selain itu, tembang sinom ini juga memiliki karakter atau watak yang bijaksana serta suasana yang bersemangat atau membangun.

Penggunaan tembang sinom ini yaitu untuk piwulang (mengajari) dan wewarah (membimbing) kepada anak - anak muda serta digunakan juga oleh orang tua dalam memberikan nasihat kepada anak - anaknya.

Ciri - Ciri atau Aturan Tembang Sinom

Sumber : commons.wikimedia.org

1. Memiliki Guru Gatra (baris/larik) = 9 larik atau baris setiap bait.
Artinya : Disetiap bait tembang sinom memiliki 9 baris atau larik.

2. Memiliki Guru Wilangan (jumlah suku kata) = 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12.
Artinya : Baris pertama tembang sinom memiliki 8 jumlah suku kata, baris kedua memiliki 8 jumlah suku kata, dan seterusnya sampai baris ke 9 memiliki 12 jumlah suku kata.

3. Memiliki Guru Lagu (huruf/vokal) = a, i, a, i, i, u, a, i, a.
Artinya : Baris pertama tembang sinom berakhir dengan huruf atau vokal a, baris kedua berakhir dengan huruf atau vokal i, dan seterusnya sampai baris ke 9 berakhir dengan huruf atau vokal a.

Contoh Tembang Sinom

Contoh Tembang Sinom 1

Sumber : www.wcifly.com

Ratune ratu utama
Patihe patih linuwih
Para nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyasing kala bendhu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angribedi
Beda-beda ardaning wong sanegara


Rajanya adalah raja yang utama
Patihnya patih dengan kelebihannya
Semua prajuritnya berhati baik
Pemuka dan masyarakatnya juga baik
Namun semua itu takkan terjadi
Oleh karena upaya pada jaman bendu
Sampai akhirnya semakin menjadi-jadi
Masalah yang mengganggu
Berbeda-beda pemikiran dan kehendak setiap orang pada satu negara

Contoh Tembang Sinom 2

Mangkya derajating praja
Kawuryan wus sunyaruri
Rurah pangrehing ukara
Karana tanpa palupi
Atilar silastuti
Sujana sarjana kelu
Kalulun kala tidha
Tidhem tandhaning dumasi
Ardayengrat dene karoban rubeda


Kondisi negara waktu ini
Sudah semakin mundur
Kondisi yang sudah rusak
Karena sudah tidak ada teladan lagi
Aturan yang telah ditinggalkan
Orang pintar yang terbawa arus zaman keraguan
Keadaan menandakan situasi yang mencekam
Karena dunia penuh dengan masalah

Contoh Tembang Sinom 3

Sumber : id.wikipedia.org

Amenangi jaman edan
Ewuh aya ing pambudi
Melu edan nora tahan
Yen tan melu anglakoni
Boya keduman melik
Kaliren Wekasanipun
Dilalah kersa Allah
Begja-begjane kang lali
Luwih begja kang eling lawas waspada


Merasakan zaman gila
Sulit dicerna dalam pikiran
Ikut gila tetapi tidak tahan
Kalau tidak ikut menjalankan
Tidak akan kebagian apa-apa
Akhirnya kelaparan juga
Semua adalah kehendak Allah
Seberuntungnya orang yang lupa
Lebih untung orang yang senantiasa ingat dan waspada

Contoh Tembang Sinom 4

Lakune bocah sekolah
Sinau rino lan wengi
Kudune bocah sekolah
Mesti pinter lan setiti
Nanging jaman saiki
Sinaune ora luhur
Karo seneng dolanan
Ora bisa migunani
Mung bisa njaluk lan nyusahke wong tuwa


Tugasnya seorang murid
Belajar siang dan malam
Seorang murid seharusnya Sekolah
Pasti pandai dan teliti
Namun jaman sekarang
Belajarnya tidak sungguh-sungguh
Karena suka bermain
Tidak ada manfaatnya
Hanya bisa meminta dan menyusahkan orang tua

Contoh Tembang Sinom 5

Sumber : id.wikipedia.org

Ujaring panitisastra
Awewarah asung peling
Ing jaman keneng musibat
Wong ambeg jatmiko kontit
Mengkono yen niteni
Pedah apa amituhu
Pawarta lolawara
Mundhak angreranta ati
Angurbaya angiket caritaning kuna.


Menurut dari buku panitisastra
Memberi arahan untuk mengingatkan
Di zaman yang terkena musibah
Orang yang berbudi tidak digunakan
Yaitu itu jika kita teliti dengan saksama
Apa maknanya mempercayai
Kabar yang tidak benar
Kalau hanya menyusahkan hati
Lebih baik menuliskan cerita zaman dahulu

Contoh Tembang Sinom 6

Katetangi tangis sira
Sira sang paramengkawi
Kawileting tyas duhkita
Kataman ing reh wirangi
Dening upaya sandi
Sumaruna anerawung
Mangimur manuhara
Met pamrih melik pakoleh
Temah suka ing karsa tanpa wiweka.


Saat hatinya menangis
Kita sang pujangga
Diliputi hati yang sedang sedih
Mendapat ocehan dan malu
Akibat ulah seseorang
Semula orang yang memberi harapan
Menghibur hatinya
Keinginan untuk memperlihatkan apa yang diperoleh
Karena suka dan terlalu gembira akhirnya tidak waspada

Contoh Tembang Sinom 7

Gambar oleh Ihsan Aditya dari Pixabay

Nulada laku utama
Tumrape wong tanah jawi
Wong agung ing ngeksiganda
Penambahan Senopati
Kepati Amarsudi
Sudane hawa lan napsu
Pinepsu tapa brata
Tanapi ing siyang ratri
Amamangun karyenak tyasing sesame


Mencontoh perilaku adalah yang paling utama
Umumnya bagi orang jawa
Orang besar di ngeksiganda
Panembahan Senopati
Sangat ulet dan tekun
Guna mengendalikan hawa nafsu
Dengan berlaku prihatin
Yang dikerjakan pada waktu siang dan malam
Membangun ketentraman hati semua

Contoh Tembang Sinom 8

Dasar karoban pawarta
Bebaratan udan lamis
Pinudya dadya pangarsa
Wekasan malah kawuri
Yen pinikir sayekti
Mundhak apa aneng ngayun
Andhedher kaluputan
Siniraman banyu lali
Lamun tuwuh dadi kekembanging beka.


Dasar hanya mendengar kabar
Ibaratnya hanya berita dimulut
Akan dijadikan sebagai pejabat
Akhirnya malah tertipu
Kalau direnungkan dengan benar
Apa gunanya menjadi seorang pemimpin
Kalau hanya membuat kesalahan
Disiram dengan hati yang lupa diri
Hanya akan menjadi buah bibir saja

Makna Tembang Macapat Sinom

Sumber : www.pixabay.com

Tembang sinom memiliki makna sebagai anak muda yang akan tumbuh menjadi dewasa dan akan menjalani kehidupan yang sebenarnya. Maka diperlukan panutan, arahan atau bimbingan untuk menuntun anak muda ini agar menjadi seseorang yang baik budi pekertinya dimasa depan nantinya.

Dengan adanya tembang sinom ini, diharapkan mereka dapat belajar dan mendalami arti - arti tembang sinom agar mereka dapat menguasai jalan pikiran yang positif dan menjadi insan yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Demikianlah artikel yang dapat mimin bagikan, semoga dengan adanya tulisan mimin ini dapat menambah ilmu pengetahuan kalian serta menambah wawasan kalian tentang tambang macapat sinom. Akhir kata, sekian dan terimakasih.